HEALTHYMAN.ME – Sawi adalah sayuran berbentu dedaunan hijau yang lazim dipakai sebagai pelengkap oleh para pedagang mie ayam dan bakso di Tanah Air. Namun, ternyata ada segudang manfaat sawi.

 

Sudah ada beberapa penelitian yang mengungkap manfaat sayur sawi hijau (choy sum). Sawi sendiri mulai populer di Indonesia setelah dibawa para pendatang asal China.

Sawi, terutama sawi hijau, juga biasa diolah dengan cara ditumis. Lantas, apa manfaat sawi bagi kesehatan?

6 Manfaat sawi hijau

Nah berikut ini 6 manfaat sawi hijau seperti dikutip dari Healthline.

1. Sumber antioksidan

Antioksidan adalah senyawa tanaman alami yang membantu melindungi tubuh terhadap radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit seperti jantung dan kanker.

Sayuran hijau merupakan sumber antioksidan yang kaya seperti flavonoid, beta karoten, lutein, vitamin C, dan E.

Selain itu, beberapa varietas sawi seperti sawi merah kaya akan antosianin, yaitu pigmen merah-ungu yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes tipe 2.

Baca Juga: Cara menurunkan darah tinggi secara alami, coba minum 10 minuman ini

2. Sumber vitamin K

Sayuran sawi mentah dan matang adalah sumber vitamin K yang cukup besar dibandingkan jenis sayuran lain. Vitamin K terkenal karena peran pentingnya dalam membantu pembekuan darah. Ini juga terbukti penting untuk kesehatan jantung dan tulang.

Faktanya, vitamin K yang tidak mencukupi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan osteoporosis, suatu kondisi yang mengakibatkan berkurangnya kekuatan tulang dan peningkatan risiko patah tulang.

Studi terbaru juga menunjukkan adanya hubungan antara kekurangan vitamin K dan kesehatan otak. Vitamin K yang tidak memadai dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan fungsi otak, demensia, dan penyakit alzheimer.

3. Memperkuat imunitas

Manfaat sayur sawi hijau juga baik sebagai daya tahan tubuh. Ini karena sawi mengandung banyak vitamin C. Setiap 56 gram sawi bahkan cukup memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air yang penting untuk sistem kekebalan yang kuat. Penelitian menunjukkan bahwa apabila tidak mendapatkan cukup vitamin C dalam makanan, maka sistem kekebalan tubuh akan melemah dan membuatnya rentan sakit.

Selain itu, vitamin A dalam sawi juga mendukung respons imun. Ini dilakukan dengan mendorong pertumbuhan dan distribusi sel T, yang merupakan jenis sel darah putih yang diperlukan untuk membantu melawan potensi infeksi.

Baca Juga: Daftar minuman penurun darah tinggi, harus dikonsumsi secara rutin

4. Kesehatan jantung

Manfaat sawi hijau adalah kaya serat dengan antioksidan seperti flavonoid dan beta karoten. Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa asupan tinggi sayuran sawi dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung yang signifikan sebesar 15%.

Sawi juga mengandung senyawa yang membantu mengikat asam empedu dalam sistem pencernaan. Ini penting, karena mencegah reabsorpsi asam empedu menyebabkan penurunan kadar kolesterol.

Menurut sebuah penelitian, mengukus sawi bisa meningkatkan efek pengikatan asam empedu. Hal ini menunjukkan bahwa sawi kukus mungkin memiliki potensi penurun kolesterol yang lebih besar, dibandingkan dengan memakannya secara mentah.

5. Kesehatan mata

Di antara antioksidan dalam manfaat sawi adalah lutein dan zeaxanthin, yang telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan mata. Secara khusus, kedua senyawa ini membantu melindungi retina dari kerusakan oksidatif, serta menyaring cahaya biru yang berpotensi berbahaya.

Hasilnya, penelitian menunjukkan bahwa makan makanan yang kaya lutein dan zeaxanthin dapat membantu melindungi dari degenerasi terkait usia, yang merupakan penyebab utama kebutaan di seluruh dunia.

6. Anti kanker

Selain antioksidan kuat yang mungkin memiliki efek antikanker, manfaat sawi kaya akan kelompok senyawa tanaman bermanfaat yang disebut glukosinolat.

Glukosinolat telah terbukti membantu melindungi sel dari kerusakan DNA dan mencegah pertumbuhan sel kanker. Namun, manfaat ini belum pernah dipelajari pada manusia.

Demikian pula, penelitian ekstrak daun sawi hijau menemukan efek perlindungan terhadap usus besar dan kanker paru-paru.

 



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *